Forum CSR LIK Kota Bandung Gelar Rapat Koordinasi

Jumat, 14 Agustus 2020 | 07:30 WIB – Asep Ruslan

Pengurus Forum CSR LIK Kota Bandung Periode 2020-2025 (Foto: Asep Ruslan)

KOTA BANDUNG – Para pelaku usaha lingkup Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Barat melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Industri Logam menggelar acara rapat koordinasi dengan tema “Silaturahmi dan Diskusi Forum Corporate Social Responsibility (CSR) LIK Kota Bandung” bertempat di Ruang Aula Kantor UPTD Industri Logam Lingkungan Industri Kecil (LIK) Jalan Sukarno Hata, Kelurahan Mekar Mulya, Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung, Kamis (13/8/2020).

Rapat koordinasi ini dilaksanakan sehari setelah pembentukan Pengurus Forum CSR LIK Kota Bandung Periode 2020-2025 di tempat yang sama, dimana terpilih sebagai Ketua Forum CSR adalah H. Zeky Zamzam dan Sekretaris Ir. H. Asep Ruslan, Rabu (12/8/2020).

Acara dibuka oleh Sekretaris Forum CSR LIK Kota Bandung Ir. H. Asep Ruslan, pembacaan doa dan lagu Indonesia Raya, kemudian sambutan dari Kepala UPTD Industri Logam Pahala Hatigoran Marbun, S.ST sebagai Ketua Dewan Pembina Forum CSR, Sambutan Camat Panyileukan Dra. Hj. Sri Kurniasih, M.Si, Pemaparan Forum CSR LIK Kota Bandung oleh Ketua Forum CSR H. Zeky Zamzam, Diskusi dan Penutup.

H. Asep Ruslan, H. Zeky Zamzam, Hj. Sri Kurniasih dan Tito Prihatin (Foto: Asep Ruslan)

Dalam pembukaannya Sekretaris Forum CSR LIK Kota Bandung menjelaskan sekilas tentang CSR yang dikenal juga dengan sebutan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

“Dalam UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (PT), ditegaskan bahwa TJSL adalah komitmen perseroan urntuk berperan serta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat, baik bagi perseroan sendiri, komunitas setempat maupun masyarakat pada umumnya. Jadi masyarakat tidak perlu memintanya karena memang sudah menjadi haknya. Namun demikian, tetap saja masyarakat mengkritisi pelaksanaanya agar komitmen perusahaan ini benar-benar diwujudkan, bukan sekedar pencitraan,” kata Sekretaris Forum CSR LIK Kota Bandung Ir. H. Asep Ruslan di Aula UPTD Industri Logam Bandung, Kamis (13/8/2020).

Dasar Hukum CSR atau TJSL

“CSR yang dikenal juga dengan sebutan TJSL sudah diatur sedemikian rupa dalam UU No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (PT), UU No.25 Th 2007 tentang Penanaman Modal, UU No.32 th 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, UU No.22 Th 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, PP 47 tahun 2012 tentang Tanggung jawab sosial dan lingkungan bagi Perseroan terbatas dan Permenneg BUMN No.PER-05/MBU/2007 tentang Program kemitraan BUMN dan usaha kecil dan bina lingkungan,” tambahnya.

Kepala UPTD Industri Logam yang diwakili Kepala Seksi Pengembangan Usaha, Ir. AM. Ridwan, MP dalam sambutannya mengatakan, kegiatan koordinasi ini punya nilai strategis sebagai media  interaksi dan konsultasi untuk menentukan haluan dan konsensus bersama Forum CSR LIK Kota Bandung.

“Sebelumnya saya mohon maaf pimpinan tidak bisa hadir karena ada pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan. Acara koordinasi ini di gelar agar terjalin komunikasi yang baik, antara pihak pemerintah dengan pihak perusahaan sebagai mitra CSR untuk mendukung program kegiatan pembangunan secara menyeluruh di Provinsi Jawa Barat khususnya di wilayah Kecamatan Panyileukan. Tujuannya agar manfaat yang dicapai bisa tepat guna dan tepat sasaran dalam pelaksanaannya di kemudian hari,” kata Kepala Seksi Pengembangan Usaha, AM. Ridwan yang juga duduk sebagai Anggota Dewan Pembina Forum CSR LIK Kota Bandung.

Heri C. Utomo, Dedi Adiyono, Ruby Faris dan AM. Ridwan (Foto: Asep Ruslan)

“Tahap awal yang akan dilakukan Forum CSR adalah rencana pembuatan Taman dan Wifi Gratis berlokasi di Kantor Kecamatan Panyileukan untuk membantu para pelajar yang kesulitan proses belajar sistim Pembelajaran Jarak Jauh (Daring) dampak Covid-19 dan pembuatan Corong Langit yaitu alat untuk menampung air hujan agar bermanfaat tepat guna,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Camat Panyileukan Dra. Hj. Sri Kurniasih, M.Si, memberikan apresiasi dan menyambut baik terbentuknya Forum CSR LIK Kota Bandung ini.

“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setingginya khususnya kepada inisiator atas terbentuknya Forum CSR LIK Kota Bandung ini. Semoga dengan adanya Forum CSR, silaturahmi dan pelaksanaan pembangunan di kota Bandung, khususnya di wilayah kecamatan Panyileukan akan lebih baik lagi dan lebih ditingkatkan lagi, Karena apa? Karena pemerintah kota Bandung tidak bisa sendiri melaksanakan pembangunan, itu harus dibantu oleh beberapa stake holder. Diantaranya seperti pihak akademisi, BUMN, BUMD, perusahaan swasta, Paguyuban/Komunitas/Organisasi, dan lain-lain. Pembangunan di Kota Bandung khususunya di kecamatan Panyileukan memerlukan kolaborasi yang baik dari berbagai stake holder tersebut,” kata Camat Panyileukan Dra. Hj. Sri Kurniasih, M.Si saat memulai sambutannya.

AM. Ridwan, Pahala Hatigoran Marbun, Hj. Sri Kurniasih, H. Asep Ruslan dan Tito Prihatin (Foto: Asep Ruslan)

Menurut Camat Panyileukan, pemerintah Kota Bandung punya konsep kolaborasi dan alhamdulillah konsep ini sudah ada di kecamatan Panyileukan terutama dengan adanya Forum CSR LIK Kota Bandung ini.

“Mudah-mudahan Forum CSR LIK Kota Bandung ini dapat terwujud dan sukses, tentunya berkat kerjasama dan dukungan serta kolaborasi bersama, terutama dari pihak-pihak pengusaha/industri yang ada di wilayah kecamatan Panyileukan yang sangat banyak. Ini suatu modal dan potensi bagi kecamatan Panyileukan untuk mewujudkan tujuan kita bersama ke depan yaitu mensejahterakan masyarakat,” ungkap Hj. Sri Kurniasih, Nominator Ajang Anugerah ASN 2020 kategori PNS INSPIRATIF.

Dirgahayu HUT RI Ke-75:

“Alhamdulillah Forum CSR LIK Kota Bandung sudah ada kolaborasi juga dengan Dispangtan Kota Bandung, untuk pemanfaatan Gedung Pusat Ikan Higienis (PIH) yang ada di Pasar Induk Gede Bage Kota Bandung menjadi salah satu tempat kegiatan forum CSR LIK Kota Bandung ini,” tutur Camat Panyileukan.

“Forum CSR LIK Kota Bandung, semoga menjadi solusi kita bersama untuk menjawab permasalahan di kota Bandung khususnya di kecamatan Panyileukan seperti sampah, ketenagakerjaan, pembangunan dan permasalahan sosial lainnya. Tentunya harus didukung oleh semua pihak terutama perusahaan dan industri yang ada di kecamatan Panyileukan harus membantu kami,” pungkasnya.

Ketua Forum CSR LIK Kota Bandung H. Zeky Zamzam (Foto: Asep Ruslan)

Selanjutnya Ketua Forum CSR LIK Kota Bandung H. Zeky Zamzam dalam pemaparannya mengenai Forum CSR LIK Kota Bandung menjelaskan.

“Forum CSR LIK Kota Bandung, merupakan organisasi profesi yang juga menjadi mitra strategis dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) serta berbagai kalangan baik Dunia Usaha, BUMN, BUMD, Yayasan, Universitas dan NGOs yang dibentuk sebagai sebuah forum dalam rangka meningkatkan kepedulian, kemampuan dan tanggung jawab dunia usaha dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial secara melembaga, berkelanjutan, efektif dan masif,” kata H. Zeky Zamzam yang juga Komisaris PT. Heksa Prakarsa Teknik.

Menurut penjelasan Ketua Forum CSR, Visi Forum CSR LIK Kota Bandung adalah Mewujudkan sinergitas peran dan tanggung jawab sosial organisasi (dunia usaha, lembaga kesejahteraan sosial, perguruan tinggi, masyarakat, pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat, organisasi masyarakat) dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial yang berkeadilan sebagai upaya percepatan pencapaian tujuan pembangunan daerah dan tujuan pembangunan berkelanjutan.

“Diharapkan Forum CSR LIK Kota Bandung bersama Pemprov Jabar mengkoordinasikan dan mengkonsolidasikan potensi dan sumber daya CSR Badan Usaha guna mengurangi dampak dan masalah kesejahteraan sosial di Jawa Barat,” pungkasnya.

Diskusi Forum CSR LIK Kota Bandung (Foto: Asep Ruslan)

Pantauan Sinarpaginews acara Silaturahmi dan Diskusi Forum CSR LIK Kota Bandung berlangsung lancar penuh keakraban dan ditutup foto bersama.

Turut hadir Kasi Trantib dan beberapa staf Kecamatan Panyileukan, Staf UPTD Industri Logam, Para pelaku usaha LIK Kota Bandung, Ketua Harian Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Jabar Heri C. Utomo, Pengurus HIPPI Kabupaten Bandung, Ketua Yayasan Rahmat Lil Alamin (YARLA), Pembina Pondok Pesantren Rahmat Lil Alamin (PARLA), Dirut PT. Karyanesia Utama Jaya, Rumah Kreatif BUMN, Presiden Paguyuban Asep Dunia (PAD), Sinarpaginews, Asepnews, Majalah Basa Sunda MANGLE, Tokoh masyarakat dan Pengurus Forum CSR LIK Kota Bandung Periode 2020-2025.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *