December 2, 2021

Ti Asep ku Asep keur Indonesia

BUDAYA KASEP Untuk mewujudkan VISI ASEP BAHAGIA

2 min read

BUDAYA KASEP

Untuk mewujudkan VISI ASEP BAHAGIA, departemen Pendidikan DPP PAD menjabarkan ke dalam sasaran KASEP yaitu Kapasitas Asep sebagai mana telah dijelaskan dalam artikel artikel atau status face book sebelumnya. KASEP tersebut mempunyai trikasep yaitu 3 inisiatif strategis berupa ASEP TALENT, Leadershep dan BUDAYA KASEP.

Pada kesempatan ini kami mau menjabarkan BUDAYA KASEP kedalam 3 program strategis 1) BUDAYA NAMA ASEP
2) ASEP MUDA
3) INDUKSI ASEP : ASEP SAFREKUENSI ASEP NGAHIJI
Budaya nama ASEP, yaitu upaya untuk membudayakan kembali nama Asep dengan cara membangun kesadaran para orang tua untuk memberi nama Asep kembali pada generasi mendatang. Kunci dari keberadaan PAD adalah nama ASEP, sehingga itu harus menjadi FOKUS dalam perencanaan strategis ASEP, kalau dalam bahasa bisnisnya itu namanya kompetensi Inti atau core competen, yang syaratnya adalah 1) daya saing berkelanjutan, 2) keunikan dan 3) pengungkit strategis.

Kita sering mendengar bahwa PAD dominannya silaturahmi, tapi kalau nama asepnya semakin jarang maka guyubnya silaturahmi juga terganggu, kita perlu evaluasi bahwa yang pakai nama ASEP di generasi milineal berkurang (sudah terlambat) setidaknya kita sadarkan mereka untuk mau memberi nama anaknya dengan Asep, termasuk juga pada generasi Z, sehingga pada generasi Alpha nanti akan banyak kembali yang bernama ASEP, dan PAD akan sangat guyub.

Untuk masuk pada generasi milineal, gen z dan gen alpha itu membutuhkan pendekatan yang pas disesuaikan dengan karakteristiknya. Saya dulu sempat membuat poster tentang ASEP MUDA yang harus segera didorong. Ini juga penting dilakukan agar kaderisasi berjalan dengan baik dan tidak terjadi apa yang disebut dengan 4L Lu Lagi Lu Lagi.
Perlu ada konsep masa depan yang jelas untuk menjembatani antar generasi ASEP supaya tumbuh berkembang terus secara berkelanjutan, konsep yang jelas yang akan menyatukan peradigma, pola pikir dan pola perilaku ASEP, Sehingga terbentuklah apa yang disebut dengan ASEP satu frekuensi, jika ini kuat terbentuk maka Asep akan guyub dalam ikatan yang kuat pada tujuan bersama, bukan kepentingan individu dan kepentingan rendahan. Ini yang menjamin adanya ASEP NGAHIJI.

Untuk memastikan ketiga hal di atas perlu banyak kegiatan dan media yang cocok dengan setiap generasi. Dalam kesempatan ini kita bahas fokus bagaimana buat film yang mengarah pada hal di atas, dengan lebih banyak mengangkat tentang benefit atau keuntungan jika bernama Asep, pesan itu harus tersampaikan dengan baik dalam skenario filmnya.

Di buat juga film film pendek yang sederhana dan berupa guyonan seperti cangehgar yang sering dikirim di WA group oleh Kang Asep Rektor Al Azhar. namun dengan tema pesan pesan yang dipersiapkan dan kampanye mengajak untuk menggunakan nama Asep kembali, dan nama Asep adalah sesuatu yang menguntungkan dan prestisius.

Tugas kita sebagai generasi kolonial, baby boomers dan generasi x harus bisa memastikan dan mempercantik PAD serta kiprah secara lokal, nasional dan internasional dengan prestasi dan kontribusii nyata dari posisinya kunci, para Astolo (Asep Tokoh Lokal), Astona (Asep Tokoh Nasional) dan Astodu (Asep Tokoh Dunia).
Ketiga program strategis tersebut di atas perlu dilakukan secara lintas departemen alias harus merupakan kolaborasi antar departemen. To be continue.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. Paguyuban Asep Dunia 2021 Design www.aseptea.com | Newsphere by AF themes.