DISBUDPAR Kota Bandung Sukses Gelar Pekan Seni Budaya Virtual 25 Pelukis

Oleh : – Asep RuslanKadisbudpar Kota Bandung Dewi Kaniasari, S.Sos., MA, bersama Asep Ruslan Presiden Paguyuban Asep Dunia (PAD) dan Para Pelukis (Foto: Asep Ruslan)

KOTA BANDUNG – Karya seni rupa adalah bahasa visual yang muncul sebagai hasil olah ekspresi pada media dengan mengedepankan acuan nilai estetika berkesan memanjakan mata.

Pekan Seni Budaya Virtual 25 Pelukis Kota Bandung bertajuk “The Colorful World Painting” kerjasama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung dengan Hotel Savoy Homann telah sukses menggelar pameran lukisan yang berlangsung dari tanggal 27 Nopember hingga 3 Desember 2020 bertempat di Lantai 1 Ballroom Hotel Savoy Homann, Bandung, Jawa Barat, Kamis (3/12/2020).

25 Pelukis tersebut adalah Asep Chaeruloh, Asep Berlian, Robby Hendrawan, Buddy Siswanto, Bambang Harsito, Mugi Pangestu, Wisnu, Rio Angsina, Gun-gun Sunarya, R. Kachep HS, Irman A. Rahman, Dian Triana, Nila Jet, Aspur,  Gino Suparna, Yana Cahya, Zayadi SK, Jatnika DJ, Kusmana, Fadillah Nur Mahdareza, Susentono, Herlina Tan, Hassan Pratama, Deden Hamdani, Heriana dan Mulyadi Saya.

Karya Asep Chaeruloh “Artourismpreneur (Nyaba Ka Homann)”. Ukuran: 150 x 150cm. Media akrilik diatas kanvas (Foto: Asep Ruslan)

Nuansa spirit penerapan protokol kesehatan Covid-19 dengan penerapan 3M untuk menhidari terinfeksi Covid-19 seperti Mencuci tangan dengan sabun, Menggunakan masker, dan Menjaga jarak hindari kerumunan dalam pameran yang digelar terasa begitu kental apalagi perhelatannya dilangsungkan di hotel yang memiliki keterkaitan emosional dan salah satu hotel tertua yang menyimpan banyak nilai sejarah di Indonesia. Hotel Homann dengan Art Deconya yang luar biasa dan gedungnya yang unik, juga mempunyai muatan sejarah bagian dari Konferensi Asia Afrika. Sehingga dari dulu hingga sekarang, Hotel Savoy Homann tetap menjadi salah satu tempat persinggahan yang nyaman bagi wisatawan saat berkunjung ke Kota Bandung.

“Dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19, pagelaran ini menjadi salah satu upaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung untuk memperkenalkan, mengapresiasi serta menghidupkan karya-karya seniman lukis di tengah pandemi Covid-19,” ujar Kepala Disbudpar Kota Bandung Dewi Kaniasari, S.Sos., MA, di Hotel Savoy Homann, Kamis (3/12/2020).

Dewi Kaniasari, S.Sos., MA bersama Asep Ruslan Presiden PAD (Foto: Asep Ruslan)

Pameran yang digelar kali ini dengan cara dan konsep yang berbeda, namun setidaknya dengan ditampilkan secara virtual dapat dinikmati oleh audiens yang lebih luas, ini hal yang positif dalam upaya mengenalkan dan mempromosikan seni lukis di Kota Bandung.

“Sambil menunggu Covid-19 berakhir, melalui kegiatan Pekan Seni Budaya Virtual ini diharapkan dapat menjadi ruang apresiasi bagi para pelukis sambil menunggu pameran non virtual di ruang publik bisa dilaksanakan kembali seperti sebelum adanya Covid-19,” tambahnya.

Karya Robby Hendrawan “Pesta (Party)” Ukuran: 70 x 90cm. Media akrilik diatas kanvas (Foto: Asep Ruslan)

Sudah semestinya, pelaksanaan kegiatan ini harus mendapat apresiasi dari semua pihak, terutama mereka yang merasa peduli terhadap keberlangsungan dan kehadiran seni lukis di Tanah Air.

Apa yang telah dilakukan Disbudpar Kota Bandung dalam rangka menumbuhkan spirit para pelukis untuk tetap berkarya di tengah pandemi Covid-19 perlu mendapatkan apresiasi dari semua pihak, terutama mereka yang merasa peduli terhadap keberlangsungan dan kehadiran para pelukis di kota Bandung.

Semoga Pekan Seni Budaya Virtual ini mampu menjadi tonggak sejarah kegiatan seni lukis untuk penyelenggaraan event-event berikutnya.

Kabid Produk Seni dan Budaya Disbudpar Kota Bandung Nuzrul Irwan Irawan, SE, M.Si bersama Asep Ruslan Presiden PAD (Foto: Asep Ruslan)

Ke depan, semoga Disbudpar Kota Bandung bisa terus melakukan pembinaan terhadap para pelaku seni budaya lainnya agar bisa tetap tumbuh dan berkembang untuk dijadikan salah satu daya tarik pariwisata di kota Bandung.

Karya Buddy Siswanto “Sepanjang Jalan Itu”. Ukuran: 21 x 30cm. Media pendraw diatas kertas (Foto: Asep Ruslan)

Categories: Berita PAD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *