March 5, 2024

PAGUYUBAN ASEP DUNIA

Ti Asep ku Asep keur Indonesia

*Meninjau Kembali Peran Asep-asep di Kancah Politik

2 min read

*Meninjau Kembali Peran Asep-asep di Kancah Politik*
Penulis : Asep S. Maskan
(Tokoh/DPP Paguyuban Asep Dunia 2010-2020)

Indonesia sebagai negara yang besar dengan populasi penduduk terbanyak keempat di dunia, secara geografis memiliki kedudukan yang sangat strategis dan luar biasa akan kekayaan alamnya sehingga dari masa ke masa sangat diperhitungkan dan diminati oleh bangsa-bangsa di dunia. Indonesia merdeka berkat perjuangan gigih seluruh bangsa dari Sabang sampai Merauke yang dimotori oleh para penggerak kemerdekaan jauh sejak sebelum proklamasi tahun 1945.

Di era revolusi, perjuangan bangsa Indonesia dilakukan melalui peperangan dan diplomatik, sehingga kehidupan perpolitikan menjadi bagian yang tidak terlepas dari bangsa Indonesia, terlebih pada masa modern ini sampai seterusnya.

Jika direfleksikan dalam konteks berorganisasi di Paguyuban Asep Dunia (PAD), kendati sejak berdirinya hingga ditetapkan dalam AD & ART mengamanatkan bahwa PAD merupakan organisasi non politik, dimana seluruh anggotanya dilarang membawa atribut maupun statement politik hal tersebut bukanlah dimaksudkan untuk _memarginalisasi_ melainkan demi menjaga _harmonisasi internal_.

Dalam konteks ini penting untuk diluruskan bahwa benar anggota PAD tidak diperkenankan untuk berpolitik sepanjang mengatas namakan organisasi PAD, namun di luar konteks itu anggota-anggotanya justru didorong untuk berpartisifasi aktif dalam dunia politik, harus memiliki _awareness_ (kepedulian) terhadap kehidupan perpolitikan di tanah air, asep-asep harus memiliki kiprah nyata di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tidak terkecuali pada kehidupan berpolitik, asep-asep harus ada di dalam kehidupan masyarakat, dengan tujuan turut membangun kemajuan umum yang berdaulat, jujur, adil dan makmur.

Oleh karena itu asep-asep harus menempa diri menjadi insan-insan yang berkualitas, memiliki kompetensi dibidangnya, berfikiran maju dan mendunia, berpandangan jauh kedepan, meningkatkan ilmu pengetahuan, memahami keorganisasian, produktif dengan karyanya yang bermanfaat, memelihara _track record_ (rekam jejak) yang positif, dan memiliki _leadership_ (kepemimpinan) yang baik.

Asep-asep harus menjadi pemeran utama bukan pemeran pembantu. Bersama anak-anak bangsa lainnya harus memiliki semangat juang untuk turut serta membangun negeri ini diberbagai lini kehidupan, harus kompak, bersatu-padu saling support, bersinergi, turut serta menciptakan perubahan, kesetaraan, dan keadilan sehingga menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Indonesia, sebagai mana tagline yang dimilikinya, Ti Asep Ku Asep Keur Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *